05 Februari 2020 17:34:49
Ditulis oleh admin

Desa Tluwe Melaksanakan Sosialisasi PTSL

Desa Tluwe ( Rabu 5 Februari 2020 ) melaksanakan sosialisasi PTSL ( Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ) di Balai Desa Tluwe dengan aman dan tertip. Mulai pukul 9.00 Wib sampai 13.00 Wib.

Sosialisasi PTSL yang dihadiri 298 masyarakat desa Tluwe, terdiri dari Kepala Desa beserta perangkat, Ketua BPD dan anggota, LPMD, ketua RW, Ketua RT, dan tokoh masyarakat. Nara Sumber dari BPN ( Badan Pertanahan Negara ) Kabupaten Tuban,  Kejaksaan Negeri Tuban, Kapolres Tuban, dan Camat Soko Sudarto.

Masyarakat desa Tluwe antusias sekali ingin mengetahui bagaimana cara mendaftarkan tanah mereka. Nara sumber menjelaskan sesuai bidang masing - masing, Dari kejaksaan Tuban menjelaskan di tahun 2020 ini harus sukses 20.000 Sertipikat yang berakir pada tanggal 31 Desember 2020. suatu program yang termasuk cita - cita Presiden Jokowi seluruh Indonesia harus sudah bersertipikat di tahun 2024. Bukti hak yang paling kuat atas kepemilikan tanah adalah sertipikat dari pada pethok C. Progam PTSL ini  dilakukan 7 desa Sekecamatan Soko menurut camat Soko Sudarto termasuk desa Tluwe.

Dan dari BPN ( Badan Pertanahan Negara ) menjelaskan obyek tanah yang bisa didaftarkan adalah Tanah hak milik dalam satu desa Tluwe, TKD ( hak pakai ) Pemerintah Desa Tluwe, wakaf ( ada ikrar wakaf ), tanah yang belum bersertifikat dan yang mempunyai Leter C. Adapun persyaratan untuk mendaftar sertipikat adalah, foto kopi KTP ( kartu Tanda Penduduk ), foto kopi KK, Sppt tahun 2020 ( yang terbaru ) yang diligalisir. Sppt tidak jadi patokan walaupun belum atas nama yang akan mengajukan sertipikat,  penting ada bukti surat jual beli atau  surat bagi waris, bila tidak ada bukti kepemilikan tersebut membuat surat pernyataan diserahkan kepada panitia intinya tanah tersebut tidak bermasalah.

Potensi desa Tluwe adalah berbatasan dengan hutan, dengan demikian saat pemasangan pathok yang diukur sesuai buku C. Dan harus dihadirkan dua belah pihak agar tidak jadi masalah dikemudian hari. Pendaftaran juga bisa mengatas namakan anaknya yang belum mempunyai KTP, dengan persyaratan KIA atau Akte kelahiran. Dijelaskan pula untuk satu orang ( nama ) bisa mengajukan pendaftaran maksimal 5 bidang tanah.

Dengan adanya progam PTSL ini dikemudian hari  Pemerintah desa bisa tertip administrasi pertanahan, dan masyarakat desa Tluwe juga merasa aman karena tanahnya telah bersertipikat. Selain itu juga akan menambah nilai jual tanah lebih mahal. Dan diberitahukan kepada masyarakat desa Tluwe  Mulai besuk sudah dibuka Pendaftaran setiap hari dan jam kerja. Semoga Progam PTSL ini berjalan lancar tidak ada masalah apapun.



image
Gambar Tambahan 2 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 3 Lihat Gambar
Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus